Terjaring 19 nama, begini proses pemilihan Ketua DPC PKB

Foto: Gatot Aribowo

Abdul Hakim, Ketua DPC PKB Kabupaten Blora periode 2021-2026 yang diwawancarai siang hari sebelum musyawarah cabang digelar.

Senin, 20 April 2026 10:10 WIB

BLORA (wartablora.com)—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora menggelar musyawarah cabang (muscab), Minggu malam, 19 April 2026. Musyawarah ini selain meminta pertanggungjawaban kepengurusan periode lalu, juga menjaring nama-nama untuk didudukan sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Blora periode 2026-2031. Ada 19 nama yang diusulkan sebagai calon dalam musyawarah tersebut.

Sembilan belas nama ini berkembang dari 6 nama yang didapat dari pemantauan orang pusat, yakni DPP PKB. Tiga belas nama ditambahkan jadi usulan dalam musyawarah ini. Bahkan ada satu nama yang mengusulkan dirinya sendiri sebagai calon Ketua DPC PKB periode 2026-2031.

Ketua DPC PKB Kabupaten Blora periode 2021-2026, Abdul Hakim menjelaskan jika proses pemilihan ketua tidak lagi menggunakan mekanisme demokrasi dari bawah. Ia menjelaskan jika mekanisme pemilihan ketua diserahkan secara otonom, yang terjadi justru perselisihan dan perpecahan.

“Tidak menjamin pemilihan ketua diserahkan (orang) bawah akan mendapatkan pemimpin partai yang bagus,” katanya.

Berpegang dari pengalaman ini, PKB menggunakan mekanisme yang akan diuji dengan uji kelayakan dan keahlian (ukk).

“Nantinya nama-nama yang muncul dalam usulan akan menjalani UKK dengan melibatkan kalangan akademisi, selain dari DPP dan DPW,” ujarnya.

Sebelumnya ada 6 nama sebelum bertambah jadi 19 nama dari hasil penjaringan DPP. Model penjaringan pun bersifat informal yang dilakukan oleh DPP. Enam nama tersebut adalah: Arief Rohman yang menjabat Bupati Blora, Abdul Hakim yang merupakan calon petahana, Mustopa yang menjabat Ketua DPRD Blora, Maslikan, Arifin, dan Panca Rini.

“DPP sudah melakukan pengumpulan nama sejak sebulan dua bulan lalu. Tak hanya minta usulan dari DPC tapi juga dari NU, lalu dari fraksi di DPR RI,” jelas Abdul Hakim yang menjadi petahana untuk periode berikutnya.

Dalam muscab diberikan ruang untuk menambah usulan nama-nama. Ada 4 nama yang diusulkan oleh 10 pengurus anak cabang di wilayah kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Blora. Empat nama tersebut adalah: Mochamad Muchklisin, Ahmad Fahim Mulaby, M. Muklisin, dan Eva Monalisa. Sementara nama Yusuf Nurbaidi diusulkan oleh dirinya sendiri yang memegang kepengurusan PAC Kecamatan Japah. Lainnya ada nama K.H. Nasir, Abdullah Aminudin, Setya Utama, Jamuri, Munawar, Khilmi Yulian Jaya, M. Husaeni, dan Asrofin.