Pengawas SMP di Blora Meninggal Diduga Covid-19

Foto: Dokumen wartablora.com

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, dr. Heny Indianti

Rabu, 25 November 2020 05:37 WIB

BLORA (wartablora.com)—Diduga terpapar Covid-19 seorang pengawas SMP di Blora meninggal dunia, Selasa (24/22/2020). Kabar meninggalnya seorang sosok di kalangan pendidik di Blora itu menjadi pembicaraan hangat di sejumlah lapisan masyarakat di Blora. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, dr. Heny Indianti ketika dikonfirmasi membenarkannya adanya korban meninggal akibat Covid -19. "Ya memang benar," jelasnya, Selasa (24/11/2020).

Dikatakan, dengan adanya peristiwa itu, pihak Puskesmas Blora sudah koordinasi dengan Kelurahan tempat tinggal korban, termasuk juga koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid Kecamatan. "Selain itu, dalam rangka untuk antisipasi penyebaran virus tersebut, telah dilakukan penyemprotan di Kantor Diknas Blora, termasuk tracing dan swab kepada sejumlah ASN di lingkungan setempat," tambah dokter Henny.

Terpisah Kepala Diknas Blora, Hendi Purnomo S.STP, MA, ketika dikonfirmasi juga membenarkan adanya seorang pengawas SMP di Blora yang meninggal diduga terpapar Covid -19. Dijelaskan, yang bersangkutan sempat dirawat di Rumah Sakit Ketileng, Semarang mulai tanggal 14 November 2020. "Untuk staf yang kontak terakhir dengan almarhum telah di swab dan hasilnya sampai saat ini belum keluar. Termasuk kantor juga sudah disemprot disinfektan," jelasnya.

Sementara itu, untuk perkembangan data Covid -19 di Blora per Selasa (24/11/2020) pukul 12.24 WIB, kasus positif Covid-19 di Blora mencapai 1.124 orang. Dari jumlah itu yang sembuh sebanyak 853 orang, meninggal 55 orang. Sementara itu yang menjalani perawatan di rumah sakit 19 orang dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 197 orang. ***