Dari penangkapan gerombolan perampok

Penangkapan di Rembang berakhir di Kuningan

Foto: Courtesy: Febrian Chandra/detikcom

Para pelaku perampokan saat dihadirkan dalam pers rilis di Mapolres Blora, Selasa (17/11/2020).

Rabu, 18 November 2020 05:19 WIB

BLORA (wartablora.com)—Pelaku perampokan di Blora pada Jumat, 13 November 2020 berhasil dibekuk jajaran Polres Blora di Kuningan, Jawa Barat 3 hari kemudian. Berawal dari ditangkapnya seorang pelaku di Rembang sehari sebelumnya, tim pemburu Polres Blora melakukan pengejaran hingga ke Kuningan. Di kota ini anggota Polres Blora melakukan penghadangan di tengah jalan, yang peristiwanya sempat terekam dan tersebar di media-media sosial.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto mengatakan, kejadian perampokan yang dilakukan para pelaku tersebut terjadi pada Jumat (13/11) dini hari di rumah S (55), warga Kecamatan Blora.

"Pelaku berjumlah enam orang. Mereka masuk rumah dengan cara mencungkil jendela. Sebagian sisanya naik ke atas genting. Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB, Jumat pekan lalu," kata Setiyanto saat jumpa pers di Mapolres Blora, Selasa (17/11/2020).

Setiyanto menjelaskan, dalam aksinya, pelaku sempat menyekap anak dan istri S. Sedangkan S mengalami kekerasan fisik. Setelah melumpuhkan para korban, para pelaku menguras barang-barang berharga seperti perhiasan emas, uang tunai dan ponsel. Setelahnya mereka langsung kabur.

"Jika dihitung-hitung kerugian yang dialami korban mencapai Rp 57 Juta. Paling banyak diambil adalah perhiasan emas," jelasnya.

Setelah pelaku kabur, para korban akhirnya berhasil melepaskan diri dari sekapan dan kemudian meminta tolong kepada tetangga serta melapor ke polisi.

"Usai melakukan olah TKP, tim langsung bergerak memburu para pelaku. Salah satu pelaku kita tangkap di Rembang, Jawa Tengah, Minggu (15/11)," ujar Setiyanto.

Dari satu pelaku yang tertangkap di Rembang itu, polisi segera melakukan pelacakan dan pengejaran pelaku lainnya. Pengejaran berakhir di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

"Dan lima orang sisanya kita tangkap di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin kemarin," imbuhnya.

Setiyanto mengatakan, keenam pelaku ini sudah saling kenal dan mereka tidak hanya sekali ini saja melakukan aksi kejahatan. Kemudian di antara pelaku ada yang berstatus residivis.

"Mereka sudah saling kenal. Mereka berasal dari luar kota Blora. Ada yang berasal dari Rembang, Banyumas dan Pasuruan, Jawa Timur," jelasnya. ***