Pembangunan jembatan Bengawan Solo Ngraho-Menden sesuai jadwal

Foto: wartablora.com

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah memberikan keterangan pers saat berkunjung di kawasan Bandara Ngloram, Cepu, Sabtu (11/1/2019).

Sabtu, 11 Januari 2020 21:30 WIB

BLORA (wartablora.com)—Pembangunan jembatan yang akan menyeberangi Bengawan Solo menghubungkan Kecamatan Ngraho di Kabupaten Bojonegoro dengan Kecamatan Menden di Kabupaten Blora masih berjalan sesuai jadwal. Di pekan pertama tahun ini Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro telah merampungkan sosialisasi pembangunan jembatan tersebut di Desa Ngraho.

"Masih sesuai dengan jadwal. Tanggal 7 Januari lalu kami telah rampung sosialisasi pembangunan jembatan ini di Kecamatan Ngraho," kata Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat berkunjung di kawasan Bandara Ngloram, Cepu, Sabtu (11/1/2019).

Pembangunan jembatan yang anggaran Rp80 miliar sepenuhnya ditanggung APBD Kabupaten Bojonegoro tersebut nantinya akan menghubungkan Desa Luwihaji di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Medalem di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

"Insya Allah, mudah-mudahan bisa rampung tahun ini pembangunannya," kata Bupati Anna.

Rencana pembangunan jembatan ini telah diawali pada November 2018 silam, 2 bulan usai Bupati Anna dilantik menjadi Bupati Bojonegoro. Di November 2018 tersebut, Bupati Anna bersama Bupati Djoko Nugroho melakukan peninjauan langsung di Desa Luwihaji.

Rencana kemudian dimatangkan dalam penandatanganan kerja sama antara dua pemerintahan tersebut di Mei 2019.

Dalam kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora memiliki tugas untuk merampungkan detail engineering design (DED), sementara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempersiapkan anggaran pembangunan.

Dua pemerintahan juga bertanggung jawab untuk membebaskan lahan di masing-masing wilayah untuk pembangunan jembatan.

"Semangat kita untuk bersama-sama membangun kawasan. Sewaktu Ngloram akan dimaksimalkan sebagai banda, kami dipanggil pemerintah pusat dan disampaikan bahwa Bojonegoro perlu mendukung pemaksimalan operasional bandara. Sehingga kami juga menyiapkan jembatan," pungkas Bupati Anna. ***