Hutan UGM di Getas, Kradenan, dikelola bersama Pertamina

Foto: wartablora.com

Rektor UGM Yogyakarta, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D dan Direktur SDM Pertamina Erry Sugiyarto serta Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono menadatangani prasasti menandai pengelolaan bersama kawasan hutan milik kampus UGM.

Minggu, 18 September 2022 17:00 WIB

BLORA (wartablora.com)—Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memiliki kampus lapangan berupa kawasan hutan seluas lebih 10 ribu hektar yang sebagian besar kawasannya berada di Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Kawasan ini mulai dikerjasamakan dengan Pertamina untuk dikelola bersama. Pengelolaan bersama ini ditandai dengan peresmian pada Minggu, 18 September 2022, yang dituangkan dalam penandatanganan prasasti antara Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, PT Pertamina, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, disaksikan Bupati Blora Arief Rohman dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Kabupaten Ngawi dilibatkan lantaran 20 persen kawasan hutan tersebut berada di wilayah kabupaten tersebut.

Rektor UGM Yogyakarta, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D yang menandatangani prasasti mengatakan, dengan pengelolaan bersama tersebut maka kawasan hutan tidak sekedar dijadikan konservasi namun juga untuk penelitian, riset, dan pemberdayaan masyarakat.

"Ke depan hutan ini akan kita kembangkan bersama dengan Pertamina Foundation, tidak hanya untuk konservasi namun untuk penelitian, riset, hingga pemberdayaan masyarakat," katanya.

Pengembangan ini sejalan dengan program pemerintah, yakni Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

"Luasan KHDTK ini secara total mencapai 10.867,19 hektar, dengan 8.646,10 hektar berada di wilayah Kabupaten Blora, dan sisanya seluas 2.254,90 hektar berada di wilayah Kabupaten Ngawi," sebutnya.

Ditambahkannya, jika sebelumnya hutan hanya ditanami pohon jati, dengan pengelolaan bersama ini ditanami juga berbagai varietas pohon buah-buahan dan pohon sahabat air.

"Diantaranya mangga, jambu monyet, kepuh, pohon minyak kayu putih dan lainnya," imbuhnya.

Direktur SDM Pertamina Erry Sugiyarto yang mewakili PT Pertamina menandatangani prasasti mengatakan, pengelolaan hutan dengan UGM tersebut dinamakan dengan project Blora.

"Kegiatan ini kami namakan Project Blora. Ini melengkapi project Pertamina Foundation lainnya yang juga sedang dijalankan di Mahakam-Bontang, Manokwari, dan Lembata NTT," ujarnya.

Selain mendukung penanaman pohon untuk konservasi blue carbon di kawasan tersebut, Pertamina Foundation juga menyerahkan bantuan sepeda motor tril elektrik (daya listrik) yang ramah lingkungan untuk patroli hutan kepada Fakultas Kehutanan UGM.

“Kita juga pasang PLTS di Kampus Lapangan Fakultas Kehutanan UGM yang ada di Desa Getas ini. Harapannya di wilayah yang jauh dari kota ini, kebutuhan listriknya bisa tercukupi secara mandiri,” imbuhnya. ***