Dua Hari Tenggelam, Warga Karangtengah, Ngawen Ditemukan Tewas

Foto: wartablora.com

Tim penyelamat membungkus jenasah korban dengan kantong sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

Senin, 04 Februari 2019 15:55 WIB

BLORA (wartablora.com)—Seorang warga Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, yang dilaporkan tenggelam pada Sabtu pekan lalu ditemukan tewas pada Senin pagi, 4 Februari 2019. Khairun Anwar, pemuda 18 tahun, warga desa tersebut ditemukan dalam keadaan tengkurap mengapung di sepanjang sungai Lusi di desanya, sejauh 5 kilometer dari lokasi tenggelam yang dilaporkan di Desa Kendayaan, Kecamatan Ngawen.

Sabtu pekan lalu, 2 Februari 2019, Khairun Anwar dilaporkan tenggelam terseret arus saat menjala udang dan ikan.

"Dia terpeleset saat menebarkan jala dari pinggir sungai," kata Kapolsek Ngawen AKP Joko Priyono, Senin.

Celakanya arus sungai saat itu deras sekali. Ia pun terseret arus. Sempat terdengar teriakannya minta tolong. Sayangnya saat itu yang mendengarnya 2 bocah yang tak punya keberanian menolongnya.

"Ada 2 saksi yang mendengar teriakan korban. Dua saksi tersebut, satunya bocah usia 15 tahun, satunya usia 10 tahun. Mereka takut menolong, apalagi arus saat itu deras sekali," terang Kapolsek.

Dua bocah inipun berlari mencari pertolongan. Saat kembali bersama warga sekitar, Khairun Anwar sudah tak terlihat lagi.

Upaya mencari korban dilakukan sore hari itu juga. Tim SAR gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat kepolisian dibantu tentara turun berupaya mencari korban.

Dua hari pencarian hingga hari Minggu tak membuahkan hasil.

"Baru tadi pagi jam setengah 6 pagi, ada laporan dari warga Desa Kendayaan yang melaporkan ada mayat mengambang di sungai, yang ternyata adalah korban," pungkas Kapolsek. (*)