DBM menunggu pengesahan Ranperda Disabilitas

Foto: Gatot Aribowo

Perwakilan disabilitas dari Difabel Blora Mustika ngudo roso ihwal belum disahkannya rancangan Perda tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam pertemuannya dengan media di salah satu rumah makan di Blora, Rabu (23/10/2019).

Rabu, 23 Oktober 2019 14:44 WIB

BLORA (wartablora.com)—Difabel Blora Mustika (DBM) menunggu kerja DPRD Blora untuk segera mengesahkan rancangan Perda tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Saat ini rancangan perda tersebut telah turun dari fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Rancangan Perda tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas telah turun dari fasilitasi Pemerintah Provinsi jawa Tengah, dan statusnya tinggal menunggu penjadwalan pembahasan fasilitasi oleh DPRD Kabupaten Blora dan kemudian diparipurnakan untuk pengesahan dari rancangan menjadi Perda," kata Sriyono, salah seorang perwakilan DBM saat mengadakan pertemuan dengan media untuk mendukung percepatan perda tersebut.

Perda ini, kata Sriyono, oleh penyandang disabilitas sangat dinanti-nanti. Pasalnya sudah cukup lama proses pembentukan perda tersebut.

"Kami sangat berharap, DPRD Blora yang baru yang telah jadi alat-alat kelengkapannya bisa secepatnya dapat mengesahkan rancangan peraturan daerah buat kami ini," katanya.

Dengan adanya perda tersebut, penyandang disabilitas merasa lebih percaya diri untuk memperoleh hak-haknya yang diatur dalam perda itu.

Pertemuan dengan media yang dihadiri pejabat yang berkepentingan berlangsung Rabu siang, 23 Oktober 2019. Supriedi, anggota DPRD Blora dari Fraksi Demokrat-Hanura yang turut serta dalam pertemuan tersebut menyatakan kesanggupannya untuk mendorong Badan Musyawarah DPRD Blora agar menjadwalkan pembahasan fasilitasi, dilanjutkan dengan pengagendaan pengesahan di paripurna.

"Kami akan coba mendorong untuk bisa disahkan bersamaan dengan paripurna persetujuan Ranperda APBD 2020 pada minggu ketiga bulan depan," katanya.

Sementara itu Siswanto, Wakil Ketua DPRD Blora juga menyanggupi untuk mendorong pengesahan rancangan perda tersebut menjadi perda.

"Oke, kita dorong untuk dijadwalkan di bulan depan," katanya lewat pesan singkat di aplikasi whatsapp. ***