Aksi kekerasan anggota Satpol PP

Bupati Blora: Junjung tinggi nilai kemanusian, dan kedepankan persuasif

Foto: Gatot Aribowo

Bupati Blora Arief Rohman memimpin apel Satpol PP Kabupaten Blora untuk diberikan arahan-arahan.

Selasa, 07 September 2021 11:00 WIB

BLORA (wartablora.com)—Usai memecat Ilham Hafidz Eka Laksono, anggota Satpol PP yang melakukan aksi kekerasan, Bupati Blora Arief Rohman mengumpulkan semua anggota satuan polisi tersebut untuk diberi arahan. Pengumpulan dilakukan dalam apel pagi yang digelar di pelataran Kantor Bupati Blora di Jalan Pemuda tak jauh dari alun-alun Blora, Selasa, 7 September 2021. Dalam arahannya Bupati AR menanamkan nilai-nilai kemanusiaan agar pola penertiban sipil masyarakat lebih dikedepankan dengan cara-cara yang persuasif, sehingga ke depannya tak lagi ditemukan cara-cara kekerasan.

"Junjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Utamakan pendekatan persuasif sehingga kondusifitas masyarakat tetap terjaga," kata Bupati AR.

Sebelumnya, seorang anggota Satpol PP dipecat secara tak hormat setelah ketahuan secara luas melakukan aksi kekerasan dengan menendang kepala seorang remaja belasan tahun yang sedang posisi jongkok. Aksi tersebut terekam dan tersebar luas beberapa hari kemudian. Mengetahui adanya aksi yang tak dapat dijadikan teladan dalam tugasnya tersebut, Bupati selaku komandan tertinggi satuan polisi itu memecat pelaku.

"Kami minta maaf atas kejadian yang meluas tersebut. Apapun yang dilakukan bisa menjadi viral dan berakibat fatal, sehingga hati-hatilah dalam bertindak," tandasnya.

Dalam arahan di apel tersebut Bupati AR juga memerintahkan kepala satuan untuk melakukan evaluasi.

"Lakukan evaluasi! Perbaiki kekurangan, tingkatkan yang sudah baik agar kedepan Satpol PP menjadi lebih baik lagi di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Sementara kepada setiap anggotanya, Bupati memerintahkan untuk tidak ada lagi aksi-aksi kekerasan.

"Kami minta tiap-tiap anggota Satpol PP Blora yang bertugas tidak boleh melakukan tindakan kekerasan dengan dalih untuk kepentingan ketertiban umum atau dengan alasan apapun," tegasnya.

Selain itu kepada anggota, Bupati juga menyarankan agar dalam menjalankan tugas-tugasnya dapat melayani dengan ramah.

"Satpol PP Blora dalam melaksanakan tugas harus menjalankan prinsip tegas namun humanis. Salam sapa dan senyum diperlukan untuk menunjukkan Polisi Pamong Praja adalah pibadi yang ramah dan tulus," imbuhnya seraya menambahkan jika aparat pemerintah tersebut dapat menghormati HAM. ***