Ratusan pejabat Pemkab Blora diambil sumpahnya di makam pahlawan

Foto: Gatot Aribowo

Seorang agamawan memegang dan mengangkat kitab di sela-sela pejabat yang diambil sumpah jabatannya, berlatar belakang kuburan pahlawan di taman makam pahlawan Wira Bhakti Blora. Pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan saat Bupati Blora Arief Rohman melakukan perombakan besar-besaran untuk pertama kalinya di masa pemerintahannya.

Rabu, 29 September 2021 17:31 WIB

BLORA (wartablora.com)—Ratusan pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Blora dilantik dan diambil sumpah jabatannya di taman makam pahlawan Wira Bhakti, Rabu, 29 September 2021. Kocok ulang jabatan besar-besaran ini yang pertama kali sejak pemerintahan Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati berkuasa di Kabupaten Blora usai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Blora pada Jumat, 26 Februari 2021. Kocok ulang ini terbilang tertunda sebulan sejak diijinkannya pemenang pemilihan bupati-wakil bupati yang diperbolehkan peraturan perundang-undangan untuk melakukan pergantian pejabat. Tertundanya ini disebut-sebut banyak masukan yang perlu ditampung.

Bupati Blora Arief Rohman menyatakan, pihaknya perlu melakukan pertimbangan yang tepat untuk mendapatkan pejabat terbaik di tempat tugasnya. "Kita istikharah untuk mendapatkan hasil yang baik," ujarnya saat diwawancara usai pelantikan.

Taman makam pahlawan dijadikan tempat pengambilan sumpah jabatan disebutkan Arief Rohman sebagai pengingat perjuangan pahlawan. Ia berharap dengan mengambil tempat makam pahlawan, pejabat-pejabat barunya memiliki semangat berjuang untuk melakukan perubahan. Salah satu perubahan tersebut adalah keterbukaan kepada publik.

"Kita ingin Blora bisa lebih baik. Dengan mengambil makam pahlawan, selain sebagai upaya mengenang jasa pahlawan juga untuk mengingatkan tentang perjuangan para pahlawan. Kita ingin berjuang agar Blora lebih baik," katanya.

Pejabat yang dirombak besar-besaran ini ada 305 orang. Seminggu sebelumnya, Arief Rohman telah melantik 5 pejabat setingkat eselon II, yakni: Heru Eko Wiyono (Kepala Badan Kepegawaian Daerah-BKD Kabupaten Blora), Edi Widayat (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora), Catur Pambudi Amperawan (Sekretaris DPRD Kabupaten Blora), Endro Budi Darmawan (Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora), dan Irfan Agustian Iswandaru (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat).

Kali ini ada 2 pejabat setingkat eselon II yang dilantik, yakni: Luluk Kusuma Agung Ariadi yang sekarang menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dan Retno Kusumowati yang menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan. Luluk sebelumnya Camat Cepu, Retno sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan. Keduanya terhitung mendapatkan promosi jabatan, naik eselonnya, dari III menjadi II.

Di jajaran jabatan eselon III berjenjeng IIIA terdapat 40 orang yang dilantik, dengan 16 orang diantaranya merupakan hasil promosi, sisanya rotasi dan mutasi. Jabatan setingkat eselon ini antara lain: camat, kepala bagian di sekretariat daerah maupun dewan, dan sekretaris dinas. Sementara di jajaran jabatan eselon III berjenjeng IIIB terdapat 49 orang yang dilantik, dengan 33 orang diantaranya merupakan hasil promosi, sisanya rotasi dan mutasi. Jabatan setingkat IIIB antara lain: sekretaris kecamatan, kepala bidang, dan kepala bagian di rumah sakit pemerintah.

Sisanya, 214 orang menjabat di jabatan eselon IV. Selengkapnya daftar jabatan yang dilantik dan diambil sumpahnya dapat diunduh di sini.

Kocok ulang jabatan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Blora ini dikatakan Arief Rohman masih berlanjut untuk eselon IIB yang menjabat kepala-kepala dinas maupun badan di Pemerintahan Kabupaten Blora. "Kemungkinan pertengahan bulan (Oktober)," katanya.