Sah, DPRD Blora punya Ketua dan 3 Wakil Ketua

Foto: Gatot Aribowo

Prosesi pengambilan sumpah jabatan Pimpinan DPRD Kabupaten Blora terhadap 4 anggota DPRD Kabupaten Blora yang dicalonkan sebagai pimpinan, Kamis (26/9/2019). Pengambil sumpah adalah Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Blora, Agustinus Asgari Mandala. Sementara 4 orang yang diambil sumpahnya adalah HM. Dasum yang ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Blora periode 2019-2024, Mustafa, Sakijan, dan Siswanto yang ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora periode 2019-2024.

Kamis, 26 September 2019 15:47 WIB

BLORA (wartaParlemen)—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora resmi memiliki Ketua dan 3 Wakil Ketua. Duduk sebagai Ketua DPRD Kabupaten Blora, H.M. Dasum dari PDIP sebagai pemenang Pemilu legislatif 2019 dengan memperoleh 9 kursi. Sementara duduk sebagai wakil ketua, masing-masing: Mustofa dari PKB yang memperoleh 8 kursi, Sakijan dari Partai Nasdem yang memperoleh 7 kursi, serta Siswanto dari Partai Golkar yang memperoleh 5 kursi dengan suara terbanyak dibandingkan PPP yg sama-sama memperoleh 5 kursi di Pileg 2019.

Pengambilan sumpah jabatan pimpinan DPRD Blora ini digelar dalam rapat paripurna terbuka di Gedung DPRD Kabupaten Blora di Jalan Ahmad Yani, Kamis (26/9/2019). Pengambil sumpah adalah Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Blora, Agustinus Asgari Mandala. Usai pengambilan sumpah dilanjutkan penandatanganan oleh masing-masing pimpinan secara berurutan.

Sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Blora, HM. Dasum menjelaskan tentang kronologi ditetapkannya pimpinan DPRD Kabupaten Blora.

"Berdasar ketentuan pasal 72 ayat 4 Tata Tertib DPRD, Pimpinan Sementara menetapkan Keputusan DPRD tentang nama calon pimpinan DPRD, dan mengusulkannya ke Gubernur Jawa Tengah melalui Bupati Blora untuk memperoleh peresmian pengangkatannya," pidato HM. Dasum dalam rapat paripurna tersebut.

Keputusan DPRD Kabupaten Blora ini dikeluarkan Kamis, 12 September 2019. Hari itu juga diteruskan ke Bupati Blora yang 4 hari kemudian berkirim surat ke Gubernur Jawa Tengah perihal usul peresmian pimpinan DPRD Kabupaten Blora.

"Bupati Blora mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa tengah tertanggal 16 September perihal usulan tersebut," lanjut HM. Dasum.

Seminggu kemudian, baru terbit Keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Blora periode 2019-2024.

Usai pengambilan sumpah, Ketua DPRD Kabupaten Blora HM. Dasum menyatakan jika kepemimpinan di DPRD Kabupaten Blora bersifat kolektif kolegial.

"Hal ini berdasar pada ketentuan pasal 35 Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2018 yang menyatakan bahwa pimpinan DPRD merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat kolektif kolegial. Oleh karena itu, jiwa dan semangat kebersamaan pimpinan mutlak diperlukan dalam melaksanakan tugas kepemimpinan DPRD Kabupaten Blora," ucapnya. (*)