Soal Penerimaan Anggota Kepolisian

Kapolres Blora: Ada Praktik Pungli, Laporkan ke Saya

Foto: Ixzan Assory

Suasana sosialisasi penerimaan anggota polisi di alun-alun Blora saat hari bebas kendaraan, Minggu (8/10/2017).

Minggu, 08 Oktober 2017 16:56 WIB

BLORA (wartablora.com)—Kapolres Blora AKBP Saptono menegaskan akan menindak tegas anggotanya jika ditemukan adanya praktik tak sehat dalam penerimaan anggota kepolisian. Atas ketegasannya ini, kepolisian resor Blora nantinya akan membagikan nomor kontak salah satu pejabatnya agar bisa dihubungi siapa pun yang melaporkan temuannya atas praktik-praktik pungutan dalam penerimaan anggota kepolisian.

"Penerimaan calon anggota Polri tidak dipungut biaya. Kalau ada yang memungut biaya segera laporkan saya," tegasnya melalu Kepala bagian sumber daya Polres Blora, Komisaris polisi Rubiyanto saat menggelar sosialisasi penerimaan anggota kepolisian di alun-alun Blora, Minggu (8/10/2017).

Komisaris polisi Rubiyanto mengatakan, dirinya akan menyediakan layanan nomor telepon yang setiap saat bisa dihubungi khusus untuk temuan praktik pungutan dalam penerimaan polisi.

"Saya janji akan membagikan nomor telepon jika waktu pendaftaran calon anggota Polri secara resmi dibuka. Pendaftaran ini mulai dari Tamtama, Bintara sampai Akpol. Silakan masyarakat yang mendapati penyimpangan dengan alat bukti cukup untuk langsung melapor," tandasnya.

Ia kembali menandaskan jika penerimaan anggota kepolisian akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Uang," katanya, "tidak menentukan diterimanya calon sebagai anggota polisi. Lolos tidaknya seseorang untuk masuk kepolisian didasarkan atas kemampuan masing-masing."

Dirinya meminta kepada masyarakat yang anak-anaknya hendak masuk polisi untuk tidak mudah percaya jika ada yang menjanjikan bisa meloloskan.

"Jangan percaya kalau ada yang menjanjikan bisa membantu lolos. Semua melalui seleksi yang ketat," imbuhnya.

Saat ini, tambahnya, Polri telah menggunakan prinsip-prinsip yang antara lain: bersih, transparan, akuntabel, dan humanis; dalam penerimaan anggota kepolisian. (*)

Editor : Bowo