BERITA Peristiwa

Krenova 2018

26 Kreasi dan Inovasi Masyarakat Dilakukan Penilaian

Rabu Kliwon - 25 April 2018 | 16:16 bbwi
Foto: Mahbub

Peserta dari SMAN 1 Blora yang menemukan pemanfaatan daun jati untuk dibuat wingko dan krupuk berfoto bersama dengan tim juri.

BLORA (wartablora.com)—Sejumlah 26 hasil penemuan dari berbagai masyarakat Blora dilakukan penilaian dalam kreasi dan inovasi (krenova) yang digelar Bappeda Blora sejak Selasa (24/4/2018). Hingga Rabu (25/4/2018) telah ada 12 hasil penemuan yang dilakukan penilaian tim juri melalui presentasi dan paparan, selain tanya jawab pendalaman yang dilakukan tim juri.

Kepala bidang Litbang dan Perencanaan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati menyebutkan, dari 12 hasil penemuan yang telah dilakukan penilaian, lebih banyak diantaranya dari temuan di makanan olahan.

"Sejak Selasa, dan akan berlangsung hingga Jumat (27/4/2018), kami melakukan penilaian yang dilakukan secara tertutup oleh tim juri. Penilaian melalui paparan dan presentasi serta eksplorasi yang lebih luas oleh tim juri. Penilaian antara lain orisinalitas temuan, kemanfaatan, pengembangannya, dan beberapa materi penilaian lainnya," katanya kepada wartawan, Rabu.

Tim juri sendiri, kata Yayuk, berasal dari beberapa unsur, antara lain dari akademisi, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan unsur media.

"Selain juga dari Bappeda sendiri, yang sebelumnya telah melakukan penilaian secara administratif," sebutnya.

 Dari 12 temuan yang telah dinilai, kesemuanya ditemukan oleh anak-anak sekolah. Sejumlah 8 temuan diajukan oleh SMAN 1 Tunjungan, dan sisanya dari SMAN 1 Blora. Dua belas kreasi dan inovasi yang diajukan antara lain: pemanfaatan biji buah durian, pemanfaatan buah salak, pemanfaatan kulit jeruk bali untuk dijadikan permen, pemanfaatan daun jati untuk pembuatan wingko dan krupuk, pemanfaatan daun jati untuk dibuat slempang, pemanfaatan bambu untuk membuat kapal, souvenir barongan, pemanfaatan kulit buah naga, bonggol pisang dijadikan shampo, alat penghasil biobriket, listrik, dan liquid smoke yang memanfaatkan bonggol jagung (dinamakan biolis), alat pengangkut hasil panen (dinamakan eskalator portable), serta sistem pembakaran tanpa asap dan penjernih air.

"Dari 26 ini kita jadwal seharinya 8 temuan dilakukan penilaian. Hari ini tadi (Rabu, 25/4/2018) seharusnya ada 8 yang kita nilai, tapi ada 1 yang tidak datang, yaitu pemanfaatan limbah kayu jati untuk dibuat miniatur rumah pohon. Sementara 3-nya kita tunda, dari STTR yang akan kita lakukan penilaian lapangan pada tanggal 7 Mei mendatang," papar Yayuk. (*)


KATA KUNCI
KOTAK KOMENTAR

Peristiwa Lainnya 

on wartablora.com 

News / Hukum & Kriminal
4 Dalang Pembakar Mobil Perhutani Ditangkap

Kapolres: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Selasa Pon - 21 Agustus 2018 - 13:27
Budaya / Even
International Gamelan Festival (IGF) Solo 2018

Kemendikbud Ajak Peserta Anjangsana ke Blora

Rabu Pahing - 15 Agustus 2018 - 16:18
News / Seremoni

Pemkab Blora Kembali Lakukan Pergeseran Pejabat

Kamis Wage - 28 Juni 2018 - 17:36
Pendidikan / Peristiwa

Siswanto Sebar 999 Amplop THR

Selasa Pon - 12 Juni 2018 - 20:34
News / Hukum & Kriminal
Pergantian Jabatan di Jajaran Polres Blora

Wakapolres, Kasatlantas dan 3 Kapolsek Diganti

Minggu Wage - 03 Juni 2018 - 19:55
Budaya / Even
Rangkaian Hari Pancasila di Sedulur Sikep Klopoduwur

Dari Buka Bersama Hingga Ritual

Jumat Pahing - 01 Juni 2018 - 19:11