BERITA Hukum & Kriminal 1131
Views

Kawanan Rampok Beraksi di Kelurahan Mlangsen

Selasa Wage - 20 Maret 2018 | 18:41 bbwi
Foto: Urip Daryanto

Sejumlah petugas dari Polsek Kota Blora dan Koramil Blora Kota mengecek TKP pencurian di rumah  Ny.  Rony Andreas (46), warga  Jalan  Manggar No 25, Rt 08/Rw 01, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota.

BLORA (wartablora.com)—Perampokan kembali terjadi di Blora. Setelah sebelumnya perampokan terjadi di Kamolan, Blora, Selasa (20/3/2018), perampokan terjadi di pemukiman di belakang Makodim Blora, tepatnya di Jalan Manggar No 25, RT. 08/RW. 01, Kelurahan Mlangsen, Blora.

Aksi kawanan perampok ini terbilang nekad, yakni beraksi di siang hari bolong di kawasan Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota, sekitar pukul 11.00 WIB. Aksinya sempat kepergok pemilik rumah, yakni Ny. Rony Andreas (46).

Belum diketahui pasti berapa kerugian yang diderita korban yang suaminya saat ini sedang berlayar. Hanya saja, Danramil 01/Blora Kota, Kapten Inf. Rifai ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Memang benar ada kejadian 'pencurian', di siang bolong, di Kelurahan Mlangsen. Anggota saya Serda Suroto juga sudah cek lapangan," jelasnya ketika dikonfirmasi, Selasa (20/3/2018) sore.

Disinggung tentang kerugian, Danramil Rifai menjelaskan, persoalan kerugian dan lain-lain adalah kewenangan kepolisian.

"Hanya saja informasi yang saya terima kawanan perampok itu sudah sempat menggondol sejumlah perhiasan emas dan uang tunai," ujarnya.

Kapolsek Blora Kota, AKP Slamet ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, sementara ini kerugian yang diderita korban mencapai sekitar Rp 23 juta. Rinciannya: 4 buah cincin emas masing-masing 10 gram, kalung dan liontine seberat 10 Gram, gelang 8 gram, dan uang uang tunai pecahan total sejumlah Rp. 1.500.000.

"Sehingga kerugian total mencapai tak kurang Rp23 juta," katanya.

Sementara itu hingga berita ini dibuat, Kasatreskrim Polres Blora, AKP Dwi Heri Utomo belum berhasil dikonfirmasi.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, Selasa (20/3/2018), pemiik rumah, Ny. Andreas keluar rumah untuk pergi ke Kelurahan Kunden. Sebelum keluar rumah, korban mengunci semua pintu rumah dan pagar depan rumah. Sekitar pukul 1.00 WIB, korban pulang dan melihat pintu pagar sudah terbuka. Waktu itu dia sempat bertemu dengan seorang laki-laki yang diduga komplotan pencuri. Bahkan Ny Andreas sempat memegang krah baju pelaku. Hanya saja pegangan krah itu akhirnya dilepaskan ketika mengetahui laki-laki tersebut membawa benda panjang warna hitam.

Selanjutnya korban melepaskan pegangan krah baju pelaku dan korban masuk rumah, dan melihat surat-surat penting dalam stopmap berserakan di depan pintu rumah. ketika mengecek di kamar melihat almari dalam keadaan tercongkel. Setelah dilakukan pengecekan, beberapa barang perhiasan emas dan uang tunai hilang. (*)


KATA KUNCI
KOTAK KOMENTAR

Hukum & Kriminal Lainnya