BERITA Peristiwa 848
Views

Bekas Pengeboran Pertamina Makan Korban

Pewarta : Gatot Aribowo

Selasa Kliwon - 06 Maret 2018 | 19:56 bbwi
Foto: Ist.

Aparat negara dibantu tim medis mengevakuasi jenazah Ahmad Zahdan, 14 tahun, yang meninggal di bekas pengeboran Pertamina, Selasa (6/3/2018).

BLORA (wartablora.com)—Bekas pengeboran PT. Pertamina di Dukuh Temulus, Desa Temulus, Kecamatan Randublatung memakan korban. Seorang anak belasan tahun mati akibat tercebur dalam bekas pengeboran tersebut, Selasa sore, 6 Maret 2018.

Ahmad Zahdan, 14 tahun, pelajar kelas 6 SD di desa Temulus, ditemukan meninggal mengapung di bekas pengeboran yang membentuk semacam waduk kecil berukuran luas 15 x 10 meter dengan kedalaman tak kurang 3 meter.

"Iya, benar. Rencananya akan dimakamkan besok," kata Suhartono, Kepala Desa Temulus, saat dikonfirmasi terkait kebenaran adanya orang tenggelam di bekas pengeboran Pertamina, Selasa malam.

Belum jelas, apakah Ahmad sedang bermain-main dengan teman-temannya di sekitar bekas pengeboran tersebut dan terpeleset. Dari keterangan kepolisian yang kami dapat, hanya melaporkan kejadian ditemukannya Ahmad yang sudah tak bernyawa mengapung di bekas pengeboran Pertamina itu.

"Seorang saksi, perempuan, atas nama Lasmi, warga Desa Temulus sedang menggembala kambing di dekat kubangan air bekas pengeboran Pertamina tersebut, dan melihat korban dalam keadaan mengapung," tulis laporan kepolisian yang kami dapat.

Seketika Lasmi kaget dan teriak minta tolong pada warga lainnya yang juga menggembala hewan ternak tak jauh dari tempat Lasmi menggembalakan kambingnya.

Setelah dievakuasi ke darat, salah seorang dari mereka lalu melaporkan temuan orang meninggal ini ke kepala desa setempat, yang melaporkan kejadian ini ke Polsek Randublatung.

Bersama petugas kesehatan dari Puskemas Randublatung, kepolisian lalu memeriksa apakah ada tanda-tanda mencurigakan dari meninggalnya Ahmad. Setelah dipastikan meninggalnya karena tenggelam, polisi pun menyerahkan jenazah Ahmad ke pihak keluarganya.

Salah seorang warga yang melaporkan kejadian ini ke kami menyatakan, seharusnya Pertamina memperhatikan keselamatan lingkungan selain keselamatan sosial, sekalipun wilayah penambangan tak lagi dieksploitasi. (*)


KATA KUNCI
KOTAK KOMENTAR

Peristiwa Lainnya 

on wartablora.com 

Olahraga / Voli

Peduli Generasi Muda, Siswanto Gelar Voli U-19

Selasa Legi - 23 Oktober 2018 - 18:33
News / Wacana

Butuh Rp30 Miliar Untuk Hidupkan Gubug Payung

Rabu Pon - 10 Oktober 2018 - 17:52
Ekonomi & Bisnis / Info Bisnis
Dari Undian Tabungan Bima Bank Jateng

Warga Kedungjenar Blora Dapat Xpander

Rabu Pon - 10 Oktober 2018 - 16:43