BERITA Peristiwa

Pascapenembakan di Lapangan Minyak Trembul

Pam TNI dan Brimob Ditarik

Pewarta : Gatot Aribowo

Kamis Kliwon - 12 Oktober 2017 | 12:57 bbwi

Aktivitas di lokasi pengeboran SGT-01 yang dioperasionalkan PT Sarana GSS Trembul, Kamis (12/10/2017).

BLORA (wartablora.com)—Pascainsiden penembakan yang melibatkan 3 anggota kepolisian yang bertugas pengamanan di lapangan minyak Trembul, pos pengamanan TNI dan Brimob Kepolisian ditarik. Ada setidaknya 7 anggota TNI—3 diantaranya PM, dan 6 anggota kepolisian dari Brimob Subden Pati, yang ditugaskan mengamankan operasional pengeboran di sumur minyak tersebut.

Mereka menempati 2 tenda, tenda pos kepolisian dan tenda pos tentara. Letak tenda berdekatan.

"Tenda pos kepolisian sudah dibongkar setelah olah tempat kejadian perkara," kata staf keamanan PT Sarana GSS Trembul (SGT) yang ditemui wartawan di pos keamanan, Kamis, 12 Oktober 2017.

Olah tempat kejadian perkara rampung pada Rabu dinihari, 11 Oktober 2017, atau 8 jam setelah kejadian.

"Kalau tenda pos TNI baru ditarik pagi tadi," katanya.

Dikatakan staf keamanan tersebut, operasional pengeboran tetap berjalan normal. Petugas keamanan sementara hanya didatangkan dari Polsek Ngawen dan Koramil Ngawen.

"Informasinya untuk pengamanan akan dievaluasi dan dirapatkan lagi," imbuh staf tersebut.

Hingga Kamis siang, penjagaan ketat dilakukan di pintu masuk area SGT-01. Wartawan tidak diijinkan untuk masuk.

Insiden penembakan ini terjadi pada Selasa malam selepas Maghrib, 10 Oktober 2017. Insiden yang melibatkan 3 anggota kepolisian mengakibatkan ketiga-tiganya meninggal. Dugaan sementara yang dikeluarkan otoritas berwenang, insiden dipicu konflik pribadi. Celakanya, konflik sekecil ini justru memicu peristiwa yang mengerikan. Salah satu dari ketiganya diduga menggunakan senjata laras panjang yang dipegangnya untuk menghabisi nyawa 2 lainnya. Usai menghabisi, ia lalu menghabisi dirinya sendiri.

PT SGT belum ada sebulan ini telah mengoperasikan pengeboran. PT SGT ditunjuk PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) untuk mengoperasionalkan lapangan minyak Trembul dengan sistem KSO (kerja sama operasi).

PT SGT merupakan join antara GSS Energy Limited, perusahaan asal Singapura, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, Badan Usaha Milik Daerah pemerintah Jawa Tengah. Karena merupakan obyek vital nasional, wilayah pengeboran mendapatkan pengamanan dari aparat negara. (*)


KATA KUNCI
KOTAK KOMENTAR

Peristiwa Lainnya 

on wartablora.com 

Pendidikan / Peristiwa

Siswanto Sebar 999 Amplop THR

Selasa Pon - 12 Juni 2018 - 20:34
News / Hukum & Kriminal
Pergantian Jabatan di Jajaran Polres Blora

Wakapolres, Kasatlantas dan 3 Kapolsek Diganti

Minggu Wage - 03 Juni 2018 - 19:55
Budaya / Even
Rangkaian Hari Pancasila di Sedulur Sikep Klopoduwur

Dari Buka Bersama Hingga Ritual

Jumat Pahing - 01 Juni 2018 - 19:11
News / Seremoni

Polres Blora Gelar Donor Darah

Selasa Kliwon - 15 Mei 2018 - 18:44
Pertanian / Peristiwa
Panen Kedelai di Lahan Tegakan Jati di Japah

Hasilkan 2 Ton per Hektar

Selasa Wage - 24 April 2018 - 19:01