BERITA Hukum & Kriminal

Garuda Mas Tabrak Pohon

Sopir Terancam 6 Tahun Penjara

Kamis Legi - 28 September 2017 | 17:29 bbwi
Foto: Dok. Unit Laka Satlantas Polres Blora

Kecalakaan bis Garuda Mas, Minggu, 18 Juli 2017. Sopir terancam 6 tahun penjara.

BLORA (wartablora.com)—Masih ingat dengan bis Garuda Mas yang menabrak pohon, seminggu sebelum lebaran yang lalu? Kelalaian sopir bis yang mengakibatkan meninggalnya satu orang penumpang dalam kecelakaan ini harus dibayar dengan ancaman 6 tahun penjara untuk sopir. Berkas Rusidi, sopir bis Garuda Mas tersebut, telah P21—dinyatakan lengkap oleh kejaksaan—dan siap disidangkan.

"Berkasnya telah (dinyatakan) lengkap, dan baru saja telah kita kirim ke kejaksaan," kata Kepala unit Laka Satlantas Polres Blora Ipda Zaenul Arifin, Kamis (28/9/2017).

Kendati diancam hukuman di atas 5 tahun, namun sopir bis yang beralamat di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, tidak ditahan kepolisian semenjak dinyatakan tersangka.

"Kita tidak tahan karena pemeriksaan saksi-saksinya, yakni penumpang-penumpangnya kan jauh-jauh. Jadi kita perhitungkan akan melebihi batas lamanya masa tahanan di penyidikan," kata Ipda Arifin.

Setelah diserahkan ke kejaksaan, akan menjadi keputusan jaksa apakah ditahan atau tidak. "Tapi yang jelas selama ini tersangka mau kerja sama dalam proses penyidikan," imbuhnya.

Kecelakaan bis ini terjadi pada Minggu, 18 Juli 2017, menyebabkan Agus Supriyadi, warga kecamatan Ngraho, kabupaten Bojonegoro, meninggal. Sementara 9 orang lainnya, termasuk sopir dan kernet mengalami luka-luka.

Penyebab kecelakaan ini sendiri ditengarai disebabkan sopir yang telah mengantuk.

"Jadi kita kenakan pasal kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal, dengan ancaman hukumannya 6 tahun penjara," ujar Ipda Arifin.

Kebanyakan penumpang adalah arus mudik ketika itu. Sopirnya sendiri sempat mengaku ke penumpang jika dirinya telah mengantuk sewaktu sampai di Jepon. Oleh penumpang, sopir telah diperingatkan untuk berhenti buat istirahat. Namun tak diindahkan sama dia. Alasannya sudah tanggung, dan sebentar lagi sampai.

Setelah menempuh 12 kilometer dari Jepon menuju Cepu, atau tepatnya di kilometer 20 di dekat Pos Perhutani DX, sopir tak sanggup lagi melawan kantuknya. Hilang kewaspadaan, bis oleng ke kiri dan menabrak pohon. (*)


KATA KUNCI
KOTAK KOMENTAR

Hukum & Kriminal Lainnya 

on wartablora.com 

Budaya / Even
International Gamelan Festival (IGF) Solo 2018

Kemendikbud Ajak Peserta Anjangsana ke Blora

Rabu Pahing - 15 Agustus 2018 - 16:18
News / Seremoni

Pemkab Blora Kembali Lakukan Pergeseran Pejabat

Kamis Wage - 28 Juni 2018 - 17:36
Pendidikan / Peristiwa

Siswanto Sebar 999 Amplop THR

Selasa Pon - 12 Juni 2018 - 20:34
Budaya / Even
Rangkaian Hari Pancasila di Sedulur Sikep Klopoduwur

Dari Buka Bersama Hingga Ritual

Jumat Pahing - 01 Juni 2018 - 19:11